Covid-19 Korsel Menggila, Pengamat Penerbangan ke Pemerintah: Gerbang Internasional dari Seoul Tetap Dibuka?
Pandemi di Indonesia hingga sampai saat ini masih belum bisa teratasi dengan maksimal. Gelombang kedua Covid-19 tengah mengintai Indonesia sehingga alami lonjakan yang cukup signifikan ditambah dengan masuknya varian delta asal India.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) lalu memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-10 Juli 2021 dalam upaya menekan laju Covid-19.
Hal yang sama juga tengah dirasakan Korea Selatan. Kasus harian Covid-19 di negara tersebut melonjak tajam.
Dilansir Galamedia dari The Straits Time, Seoul akan memberlakukan pembatasan Covid-19 yang sangat ketat karena kasus harian mencapai rekor tertinggi.
Menanggapi berita tersebut, pengamat penerbangan Alvin Lie kembali mempertanyakan soal gerbang penerbangan internasional. Hal itu disampaikan Alvin Lie melalui cuitan di Twitter pribadinya pada Jumat, 9 Juli 2021.
"Covid-19 KorSel mulai naik drastis lagi," cuit Alvin dikutip Galamedia dari Twitternya, Sabtu, 10 Juli 2021.
Alvin lalu mempertanyakan kebijakan pemerintah di tengah lonjakan kasus Covid-19 ini pada penerbangan internasional dari Seoul ke Indonesia. "Apakah Pemerintah akan tetap buka gerbang internasional bagi penumpang dari Seoul?" sambungnya.
Sebelumnya, Alvin Lie juga sempat menanyakan hal yang sama saat PPKM Darurat diberlakukan. Menurutnya, PPKM Darurat tidak akan efektif jika gerbang internasional masih terus terbuka lebar.
"PPKM tidak akan efektif jika gerbang masuk penumpang internasional terus dibuka," ujarnya.***
Source: Silahkan Klik Link Ini
Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Pengamat penerbangan yang pernah 2 periode menjadi anggota DPR RI Fraksi PAN, Alvin Lie menyoroti tetap bisa masuknya WNA saat PPKM Darurat. /Foto: Instagram @alvinlie21/
Covid-19 Korsel Menggila, Pengamat Penerbangan ke Pemerintah: Gerbang Internasional dari Seoul Tetap Dibuka?
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar