Merasa Diperlakukan Lebih Jelek dari Koruptor, Novel Baswedan: Menghina dan Sangat Keterlaluan
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, kembali menyuarakan suaranya perihal tak lolosnya 75 pegawai dalam tes wawasan kebangsaan (TWK).
Novel Baswedan dalam hal ini menjadi salah satu dari 75 pegawai KPK yang tidak lolos dalam TWK.
Sementara itu, KPK dan BKN sendiri telah mengumumkan kalau dari 75 pegawai yang tak lolos tersebut ada 51 orang yang dianggap tak dapat lagi dibina.
Sehingga mereka, 51 pegawai, akan diberhentikan sedangkan 24 pegawai dianggap masih dapat dibina.
Novel Baswedan menyampaikan bahwa apapun posisi yang didapatnya, baik itu 24 yang dibina atau 51 yang dipecat dari KPK, dipandangnya tindakan itu seperti tengah menghina.
"Apapun posisinya saya melihat ini malah seperti menghina. Karena kami itu yakin bahwa proses tes ini tidak dilakukan sebagaimana tes sebagaimana mestinya," kata Novel Baswedan.
Selain itu hal yang kedua adalah, dengan adanya tes TWK tersebut, dia menyatakan para pegawai yang tak lolos diberikan stigma seolah orang-orang yang tidak berwawasan kebangsaan.
Juga dianggap sebagai pegawai yang seakan tidak Pancasilasi, dan lain sebagainya.
Padahal, sebelumnya mereka sudah sering mengikuti tes yang serupa. Diungkapkan mereka juga telah menunjukkan darmabakti yang sebaik-baiknya dalam pelaksanaan tugas.
Novel menyebut pegawai KPK yang tak lolos TWK seolah-olah dibuat sebagai sekumpulan orang yang bermasalah.
"Bahkan beberapa dikatakan tidak bisa dibina lagi, itu kan sangat buruk sekali," ucapnya, sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com dari kanal YouTube Najwa Shihab pada Kamis, 27 Mei 2021.
Dia mengingat, dalam beberapa kesempatan pimpinan KPK pernah mengatakan bahwa menggunakan koruptor atau orang yang tersangka koruptor untuk hal-hal yang terkait dengan antikorupsi.
"Kami sepertinya dibuat lebih jelek dari itu," kata Novel.
"Saya pikir itu menghina dan sangat keterlaluan. Saya tidak melihat ini adalah mekanisme proses tes biasa," kata Novel, melanjutkan.
Dia menyatakan saat ini seperti melihat upaya untuk menyingkirkan orang-orang yang bekerja dengan baik di KPK.
"Dan itu bahaya sekali," ujar Novel Baswedan.***
Source: Silahkan Klik Link Ini
Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Penyidik senior KPK, Novel Baswedan merasa diperlakukan lebih jelek dari koruptor dan sebut hal itu adalah sangat keterlaluan. /Tangkapan layar YouTube/Najwa Shihab
Merasa Diperlakukan Lebih Jelek dari Koruptor, Novel Baswedan: Menghina dan Sangat Keterlaluan
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar