Deklarator Bantah KAMI Tiarap tapi Sedang Analisa Skenario Pelumpuhan KAMI
Salah satu deklarator Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI), Andrianto, membantah bahwa organ tersebut tiarap.
Sebaliknya, ia menyebut bahwa gerakan yang diinisiasi Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin itu terus bergerak.
Andrianto juga menyatakan, bahwa KAMI tetap mengkritisi pemerintah.
Hanya saja, KAMI kini tengah konsentrasi terhadap proses hukum yang menimpa beberapa petinggi dan anggotanya di Bareskrim Polri.
Demikian disampaikan Andrianto dikutip PojokSatu.id dari Rakyat Merdeka, kemarin.
“Kalau dibilang tiarap nggak juga, konsentrasi kita 90 persen ke Bareskrim, untuk mengatasi tekanan yang mungkin dihadapi teman-teman yang sedang ditahan,” katanya.
Andrianto juga mengungkap bahwa KAMI saat ini tengah melakukan analisis soal kemungkinan adanya skenario untuk melumpuhkan atau bahkan mematikan organisasi tersebut.
Sementara, pergerakan KAMI daerah, sambungnya, jugas masih terus bergerak.
Pekan lalu, kata dia, KAMI KAMI menggelar deklarasi di Sumatera Selatan.
Hanya saja, deklarasi itu dilakukan dengan tidak hingar bingar. Apalagi juga tidak hadiri presidiumnya.
Ia mengungkap, rencananya, deklarasi akan dilanjutkan di Jambi disusul di Lampung pada 10 November.
“Persoalan dihadiri atau tidak oleh Presidium, itu hanya masalah teknis,” tandas Andrianto.
Untuk diketahui, sejumlah petinggi KAMI saat ini tengah berurusan dengan polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.
Di antaranya adalah Anggota Komite Eksekutif Syahganda Nainggolan, Anggota Komite Eksekutif Jumhur Hidayat, dan deklarator Anton Permana.
Selanjutnya, Ketua KAMI Sumatera Utara Khairi Amri dan empat aktivis perempuan KAMI, Kingkin Anida, Wahyu Rasari Putri, Juliana, dan Devi.
Mereka berstatus tersangka dalam kasus hoaks terkait UU Cipta Kerja.
Dua hari setelah para aktivis KAMI itu ditangkap, Gatot sempat berusaha menjenguk mereka di Rutan Bareskrim Polri.
Saat itu, dia datang bersama Din Syamsuddin, Rocky Gerung, Rochmat Wahab, dan Ahmad Yani.
Namun, mereka gagal bertemu para aktivis KAMI itu karena tidak diizinkan polisi.
Setelah itu, suara-suara dari Gatot Cs sudah tidak terdengar lagi.
Source: pojoksatu
Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Deklarator KAMI Andrianto dan Presidium KAMI Gatot Nurmantyo. Foto/Istimewa
Deklarator Bantah KAMI Tiarap tapi Sedang Analisa Skenario Pelumpuhan KAMI
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
