Wanti-wanti Pengaktifan Sekolah, Wakil Ketua DPRD: Anak Kecil Lebih Sulit Diobati
DPRD DKI Jakarta meminta kebijakan membuka kembali sekolah di tengah pandemik Covid-19 dikajian dengan matang.
"Saya kira kalau sekolah (dibuka) harus hati-hati ya, dihitung betul tingkat penyebarannya. Anak kecil itu kalau kena (Covid-19) menurut saya lebih sulit untuk mengobatinya," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik kepada wartawan, Kamis (28/5).
Ketua Gerindra Jakarta itu mengatakan, apabila sekolah tetap akan dibuka, maka yang wajib diutamakan adalah protokol kesehatan.
"Anak kecil itu agak sulit untuk diatur. Misalnya pakai masker, jaga jarak. Mereka kan memang hobi bermain dengan kawan-kawannya," jelasnya.
Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, ia menyarankan agar sekolah menerapkan jam masuk belajar secara bergiliran.
"Misalnya kelas yang tadinya 25 orang, jadi 10 orang. Cuma anak-anak ini kan sulit. Karena itu harus dijaga betul," tandasnya.
Partner Sindikasi Konten: rmol
Diterbikan: oposisicerdas.com
Editor: Cici Farida
Foto: Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik/RMOL
Wanti-wanti Pengaktifan Sekolah, Wakil Ketua DPRD: Anak Kecil Lebih Sulit Diobati
Reviewed by Admin
on
Rating:
Reviewed by Admin
on
Rating:

Tidak ada komentar