Adik Via Vallen Positif Corona, Ini Bedanya Rapid Test TCM Vs Swab PCR
Penyanyi Via Vallen mengabarkan adiknya positif terinfeksi virus Corona COVID-19. Menariknya hal ini diketahui setelah sang adik didorong melakukan tes swab.
Lewat unggahan di Instagram, Via Vallen bercerita bahwa awalnya sang adik diketahui memiliki tanda-tanda pneumonia ketika memeriksakan diri ke dokter. Khawatir itu gejala infeksi virus Corona, ia lalu melakukan rapid test tes cepat molekuler (TCM) dengan hasil non-reaktif (negatif).
"Aku tanya ada lagi tes buat mastiin Corona ngga? Kata beberapa suster di sana ada swab, tapi ini enggak perlu karena rapidnya sudah akurat. Emang uangnya mbak, swab mahal loh dan hasilnya lama," kata Via Vallen seperti dikutip pada Senin (25/5/2020)
"Karena aku pengen memastikan 100 persen dia baik-baik saja, ya aku maksa aja dia swab dengan ngejanjiin kalau hasilnya negatif aku kasih uang jajan. Karena sebenarnya dia enggak mau diswab. Akhirnya dia mau. Setelah menunggu 10 hari, ternyata hasilnya positif," lanjut Via Vallen.
Cerita Via Vallen kembali mendorong perhatian netizen terkait beda rapid test dengan tes swab. TCM diketahui biasanya digunakan untuk pasien penyakit tuberkolosis (TB), sebagai pelengkap tes swab yang menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR).
Berikut penjelasannya:
TCM
TCM sebelumnya dikenal untuk mendiagnosis penyakit tuberkulosis (TB) berdasarkan pemeriksaan molekuler. Pemeriksaan pada TCM ini menggunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge. Tes ini akan mengidentifikasi RNA pada virus corona pada mesin yang menggunakan cartridge khusus yang bisa mendeteksi virus ini.
Hasil tes TCM ini dapat diketahui dalam waktu kurang dari dua jam, untuk menentukan pasien positif maupun negatif.
PCR
Jenis pemeriksaan ini menggunakan sampel usapan lendir dari hidung atau tenggorokan. Lokasi ini dipilih karena menjadi tempat virus bereplikasi.
Virus yang aktif memiliki material genetika yang bisa berupa DNA maupun RNA. Pada virus corona, material genetiknya adalah RNA. Nah, RNA inilah yang diamplifikasi dengan RT-PCR sehingga bisa dideteksi.
PCR menjadi tes diagnosis standar di seluruh dunia untuk menegakkan diagnosis infeksi virus Corona COVID-19.
Pemeriksaan PCR jelas membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan hasil karena hanya dapat dilakukan di laboratorium yang sudah ditunjuk pemerintah.
Partner Sindikasi Konten: detik
Diterbikan: oposisicerdas.com
Editor: Cici Farida
Foto: Via Vallen mengaku adiknya positif terinfeksi virus Corona. (Palevi/detikHOT)
Adik Via Vallen Positif Corona, Ini Bedanya Rapid Test TCM Vs Swab PCR
Reviewed by Admin
on
Rating:
Reviewed by Admin
on
Rating:
