Breaking News

TNI-Polri Diserang Hoaks Soal Rekayasa Penyerangan Freeport, Tokoh Pemuda: Aparat Harus Tegas


Tokoh Pemuda Papua, Albert Ali Kabiay meminta aparat keamanan tegas terhadap pelaku penyebar hoaks yang menuding TNI-Polri telah merekayasa penyerangan di area PT Freeport Indonesia. “Apa yang disampaikan oleh Socratez (Tokoh Agama) dan Benny Wenda (Ketua ULMWP) adalah berita bohong dan ujaran kebencian terhadap TNI-Polri,” kata Ali yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, Sabtu (11/4).

Ali menilai peryataan Socratez dan Benny Wenda telah membangun opini untuk membenci lembaga dan pemerintahan. Dia pun mendesak aparat keamanan menegakan hukum terhadap keduanya. “Polda Papua melakukan penegakan hukum terhadap mereka karena mereka ini kalau dibiarkan akan akan terus membangun opini yang membenci pemerintah,” ujar Ali.

Dia mengaku memiliki bukti penyerangan di area PT Freeport Indonesia dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata. Ali pun menunjukan video rekaman berdurasi 1,28 menit tentang penyerangan di area PT Freeport Indonesia oleh KKB. “Video ini menjadi salah satu bukti bahwa pernyataan dua tokoh tersebut telah merugikan orang lain. Apa yang telah disampaikan oleh Benny Wenda dan Socratez itu tidak benar, bohong semuanya,” tandasnya.

Seharusnya, kata Ali, seharusnya tokoh agama memberikan edukasi yang baik kepada jemaatnya, bukan sebaliknya membangun rasa kebencian dari jemaatnya untuk melawan pemerintah. “Sebagai orang yang paham akan agama, saya meminta agar Socratez lebih bisa memberikan masukan yang positif terhadap jemaat agar tidak tergiring opini yang meresahkan,” pintas Ali.

Sementara itu, Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw menyatakan akan membuktikan bahwa TNI-Polri tidak melakukan rekayasa serangan di Freeport.  “Ada juga pembuktian bahwa ada serangan dan tudingan ini rekayasa TNI-Polri. Kami akan buktikan dan saya pikir video (yang) sudah beredar viral di media sosial (jelas) yang melakukan aksi pada saat itu,” kata Waterpauw.

Mantan Kapolda Sumatera Utara ini menegaskan akan terus melakukan pengejaran dan menegakan hukum terhadap para pelaku. Dia pun meminta kepada para tokoh masyarakat dan pemimpin umat mendoakan tugas aparat dalam menegakan hukum.

“Siapa berbuat apa, di mana dan bagaimana, dia harus bertanggung jawab, itu saya yang saya sampaikan. Saya harap teman-teman membantu kami menyampaikan hal-hal yang objektif dan kemudian para tokoh-tokoh masyarakat, pemimpin umat doakan agar kami bisa melaksankan tugas ini dengan baik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka, Sebby Sembom mengeluarkan siaran pers bertanggung jawab atas penembakan di Kuala Kencana Area PT Freeport Indonesia. Penembakan itu, sambung Sebby, dilakukan TPNPB dibawah Kombas-TPNPB- OPM pimpinan Gusby Waker dan Jhony Beanal.Gusby Waker adalah Komandan Operasi TPNPB KODAP XVIII Kemabu, Intan Jaya termasuk Wilayah Tembagapura.

“Dalam laporannya via telepon seluler Gusby Waker mengatakan bahwa aksi penembakan itu mereka yang lakukan dan aksi itu merupakan pelaksanaan perintah operasi sesuai deklarasi Perang TPNPB yang mana telah ditetapkan bahwa TPNPB akan lakukan serangan ke area Perusahaan Emas Freeport, yaitu dari PortSite sampai di Grasberg,” kata Sebby. (PS)

Sumber : indonesiainside
Foto : Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, Albert Ali Kabiay. (Achmad Syaiful/Indonesiainside.id)
TNI-Polri Diserang Hoaks Soal Rekayasa Penyerangan Freeport, Tokoh Pemuda: Aparat Harus Tegas TNI-Polri Diserang Hoaks Soal Rekayasa Penyerangan Freeport, Tokoh Pemuda: Aparat Harus Tegas Reviewed by Admin on Rating: 5

Tidak ada komentar