Sebut Pendukung 1 dan Pendukung B, Netizen Nilai Aparat Alergi Angka 2
Di acara TV CNN Indonesia mempersoalkan netralitas polisi di Pilpres 2019.
Dipertanyakan kenapa Polri melakukan pendataan pemilih di masyarakat, apa urgensinya? Kenapa hanya terjadi di pilpres saat ini?
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo memberi penjelasan.
Namun dari contoh penjelasan yang disampaikan Dedi, ada hal janggal yang disorot netizen.
Dalam keterangannya, Brigjen Dedi menyebut pendukung satu dan pendukung B (bukan pendukung dua).
Warganet menilai hal tersebut menyiratkan ketidaknetralan aparat di Pilpres 2019.
"Alergi Angka 2
Habis angka 1 terus angka 2 kan ??
Kok dari angka 1 terus ke B ??
Alergi Angka 2 ya ", komentar akun @Opposite6891.
Berikut ini videonya yang beredar viral di media sosial,
[glr]Alergi Angka 2— Opposite6890 (@Opposite6891) 29 Maret 2019
Habis angka 1 terus angka 2 kan ??
Kok dari angka 1 terus ke B ??
Alergi Angka 2 ya 😀#PKIvsPANCASILA pic.twitter.com/jAUKxYwuVP
Sebut Pendukung 1 dan Pendukung B, Netizen Nilai Aparat Alergi Angka 2
Reviewed by Admin
on
Rating:
Reviewed by Admin
on
Rating:
