Breaking News

Pengasuh Ponpes di Lumajang Ditahan Atas Dugaan Pernikahan Siri dengan Gadis Dibawah Umur


Langit Lumajang mendung kelabu, seolah mencerminkan kegelapan hati oknum pengasuh ponpes, ME alias Muhammad Erik yang tega menjerat gadis belia berusia 16 tahun dalam pernikahan siri tanpa sepengetahuan orang tua.

Kejadian yang dilakukan Muhammad Erik ini bagaikan drama kelam yang mencoreng nama baik institusi pendidikan agama dan merenggut masa depan sang gadis.

Muhammad Erik, bagaikan dalang licik, memanipulasi kepercayaan dan kelemahan sang gadis hingga terjerumus dalam pernikahan siri tanpa wali, sahut-menyahut janji suci di atas mahar Rp 300 ribu.

Bahkan Muhammad Erik melancarkan aksi bejatnya, menodai sang gadis sebanyak 5 kali.

Oknum pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, ME, resmi ditahan pada Rabu, 3 Juli 2024, atas dugaan pernikahan siri dengan gadis di bawah umur.

ME dijerat Pasal 81 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Penahanan ME dilakukan setelah penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lumajang melakukan pemeriksaan intensif. ME diduga telah melakukan tindak asusila dengan menyetubuhi korban yang berusia 16 tahun tanpa sepengetahuan orang tua.

Menurut Kapolres Lumajang, AKBP Mohammad Zainur Rofik, penahanan ME dilakukan untuk mempercepat proses penyelesaian perkara.

"Proses penyidikan masih berlangsung," ujar Rofik, Kamis, 4 Juli 2024.

Kepada penyidik, ME mengakui telah mengajak korban menikah siri tanpa wali dengan mahar sebesar Rp 300 ribu.

"Setelah menikah siri, tersangka ME menyetubuhi korban sebanyak 5 kali," jelas Rofik.

Rofik juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah termakan berita bohong (hoax) yang beredar terkait kasus ini, khususnya video viral di YouTube yang menunjukkan massa membakar ponpes di Lumajang.

"Itu adalah berita bohong. Kami mohon masyarakat Lumajang untuk tidak mudah terprovokasi dan tidak mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya," tegas Rofik.

Misdianto, kuasa hukum ME, mengatakan masih mempertimbangkan akan mengajukan penahanan atau tidak.

“Yang penting kami berusaha kooperatif pada penyidik,” ujarnya.(*)

Sumber: kilat
Foto: Kasus Muhammad Erik, pengasuh ponpes yang nikahi anak di bawah umur. (Kolase Canva/ Engin_akyurt from Pixabay/ Tangkapan layar YouTube Kompas TV)
Pengasuh Ponpes di Lumajang Ditahan Atas Dugaan Pernikahan Siri dengan Gadis Dibawah Umur Pengasuh Ponpes di Lumajang Ditahan Atas Dugaan Pernikahan Siri dengan Gadis Dibawah Umur Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar