Breaking News

Muhammadiyah Nilai BCA Syariah Profesional, Haedar Nashir: Kalo Urusan Diserahkan ke Bukan Ahlinya Sebabkan Kehancuran


Muhammadiyah kembali menjadi perhatian publik usai perseteruannya dengan BSI.

Baru-baru ini, Muhammadiyah dikabarkan menjalin kerjasama dengan BCA Syariah usai dikabarkan menarik dananya dari BSI senilai Rp13 triliun.

Saat memberikan sambutannya dalam agenda kerjasama dengan BCA Syariah, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir memberikan sindiran yang diduga ditujukan kepada BSI.

Di mana, BSI belum lama ini menunjuk sosok Felicitas Tallulembang sebagai Komisaris Independen.

Haedar Nashir mulanya menyoroti keberadaan perbankan yang berperan membantu masyarakat banyak.

"Hakikat dan keberadaan perbankan mesti dilakukan rekonstruksi sebenarnya, sehingga dalam menyalurkannya dapat meningkatkan taraf hidup rakyat banyak," kata Haedar seperti dikutip Kilat.com dari situs resminya Rabu, 3 Juli 2024.

Haedar menilai, saat ini dirinya melihat banyaknya fenomena perbankan milik BUMN yang justru hanya memprioritaskan calon nasabah menengah ke atas.

Meski demikian, dirinya tidak menyebutkan secara gamblang terkait perbankan BUMN yang dimaksud.

"Akibatnya bukan untuk sebanyak-banyaknya rakyat banyak, tapi malah kepada segelintir orang," ujarnya.

Haedar juga mengungkapkan sikap Muhammadiyah yang menyukai profesionalitas dalam pengelolaan perbankan.

Dirinya lantas menyinggung penempatan sebuah posisi yang tidak sesuai dengan latar belakang orang tersebut.

Belakangan diketahui, BSI menunjuk sosok Felicitas Tallulembang yang memiliki latar belakang di bidang kesehatan.

"Muhammadiyah paling suka sistem yang good government dan profesional," ungkapnya.

"Mengangkat orang sesuai dengan ahlinya, kalau urusan diserahkan bukan ke ahlinya akan menyebabkan kehancuran," sambungnya.

Dirinya meyakini BCA merupakan perbankan yang mampu diajak kerjasama dengan organisasinya untuk membantu masyarakat banyak.

"Kita bersama BCA berusaha membangun untuk kepentingan orang banyak," ucapnya.

Sementara itu Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum meyakini Muhammadiyah bahwa pilihannya memilih perusahaan perbankan yang dipimpinnya merupakan pilihan tepat.

Yuli mengungkapkan perbankan yang dipimpinnya baru mendapatkan penghargaan dari OJK.

"Kami juga mendapat penghargaan dari OJK, Bank Syariah terbaik untuk pembukaan rekening pelajar," tuturnya. (*)

Sumber: kilat
Foto: Muhammadiyah kerja sama dengan BCA. (muhammadiyahsolo.com/bcasyariah.co.id)
Muhammadiyah Nilai BCA Syariah Profesional, Haedar Nashir: Kalo Urusan Diserahkan ke Bukan Ahlinya Sebabkan Kehancuran Muhammadiyah Nilai BCA Syariah Profesional, Haedar Nashir: Kalo Urusan Diserahkan ke Bukan Ahlinya Sebabkan Kehancuran Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar