Breaking News

Kontroversi LPDP Billy Mambrasar, Dosen ITB Ardianto Satriawan Angkat Bicara: Rela Duit Pajak Kalian Dipakai?


Staf Khusus Kepresidenan RI, Billy Mambrasar tengah menuai sorotan terkait beasiswa LPDP.

Banyak netizen yang mencurigai adanya kejanggalan dalam proses penerimaan serta pelaksanaan beasiswa LPDP yang didapat Billy Mambrasar.

Kejanggalan tersebut meliputi jenjang pendidikan Billy Mambrasar, hingga masa penundaan yang melebihi batasan maksimal selama dua tahun.

Berdasarkan klarifikasi dari pihak LPDP, Billy Mambrasar menerima beasiswa S3 setelah menyelesaikan pendidikan S2 dengan menggunakan beasiswa lembaga Tanoto Foundation.

Karena adanya diskresi Pimpinan, Billy Mambrasar juga mendapat waktu penundaan LPDP selama lima tahun, diduga berkaitan dengan jabatannya sebagai Stafsus Presiden RI.

Banyak netizen yang menyoroti kejanggalan dari persyaratan LPDP serta diskresi tidak tertulis yang diterima Billy Mambrasar.

Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) yang juga aktif di media sosial yakni Ardianto Satriawan turut menanggapi isu tersebut.

Selaku tenaga pendidik, Ardianto Satriawan diduga menyinggung kejanggalan dalam proses beasiswa LPDP yang diterima Billy Mambrasar.

“Kalian rela duit Pajak kalian dipakai buat kuliah S3 ke Universitas Pennsylvania, setelah didefer lima tahun? Yang selama defer lima tahun itu dipakai juga buat kuliah ditempat lain pakai beasiswa lain? Itu yang ketahuan, yang gak ketahuan?” tulis Ardianto Satriawan, dilanisr Kilat.com dari akun X @ardisatriawan pada 6 Juli 2024.

Dalam cuitannya, Dosen ITB tersebut diduga menyinggung isu Billy Mambrasar yang menunda beasiswa LPDP selama lima tahun.

Tidak hanya itu, Billy Mambrasar juga dikabarkan menjalani studi Magister dengan menggunakan beasiswa lembaga lain meski aktif menjadi Stafsus Presiden.

Ardianto Satriawan membandingkan isu tersebut dengan keluhan yang terjadi baru-baru ini, terkait biaya pendidikan tinggi yang mengalami kenaikan.

“Sementara Mei kemarin anak-anak freshgrad S1 teriak UKT PTN naik sampai 7 kali lipat? Pinjol bahkan dipromosikan untuk membayar UKT. Kalian rela?” sambung Ardianto Satriawan.

Dosen ITB tersebut juga menyinggung kompleksnya persyaratan LoA (Letter of Admission) LPDP yang diperjuangkan para pencari beasiswa.

Sementara itu dalam kasus ini terkesan dipermudah dengan berbagai alasan, sehingga membuat banyak netizen mempertanyakan akuntabilitas LPDP.

“Sementera itu awardee lain di beasiswa yang sama, pontang-panting nyari LoA demi memenuhi dua tahun batas waktu? Ada awardee lain yang sampai IELTS/TOEFL dan GRE lagi demi mengejar LoA. Kalian rela?” ujar Ardianto Satriawan.

Cuitan yang dibuat Ardianto Satriawan tersebut diduga menyinggung soal kejanggalan beasiswa LPDP Billy Mambrasar. (*)

Sumber: kilat
Foto: Ardianto Satriawan soroti soal Billy Mambrasar yang viral. (Kolase Twitter/ @ardisatriawan/ @billymambrasar)
Kontroversi LPDP Billy Mambrasar, Dosen ITB Ardianto Satriawan Angkat Bicara: Rela Duit Pajak Kalian Dipakai? Kontroversi LPDP Billy Mambrasar, Dosen ITB Ardianto Satriawan Angkat Bicara: Rela Duit Pajak Kalian Dipakai? Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar