Breaking News

Singgung IKN dan Kereta Cepat, Syaikhu Tegaskan PKS Tolak Rencana Kenaikan BBM


Menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menjadi kebijakan yang tidak tepat saat pemerintah ngotot untuk melanjutkan pembangunan IKN Nusantara.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengingatkan, ada efek domino yang akan menyertai kenaikan harga BBM jika benar terealisasi.

"Kalau BBM dan Solar bersubsidi ikut naik, harga secara keseluruhan akan naik signifikan. Akan terjadi efek domino di sektor lainnya," ujar Syaikhu dalam keterangannya, Kamis (1/9).

Syaikhu mengatakan, saat ini rakyat masih berjuang bangkit kembali setelah terdampak secara ekonomi akibat Pandemi Covid-19. Tapi ironisnya, pemerintah justru mewacanakan akan menaikkan harga BBM dan solar bersubsidi.

"Kebijakan ini sungguh tidak berempati dengan kondisi masyarakat yang masih dalam kesulitan ekonomi," katanya.

Syaikhu menyinggung soal IKN Nusantara dan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Lanjutnya, kenaikan harga BBM bersubsidi dan solar mengundang pertanyaan besar di benak masyarakat.

"Mengapa untuk membangun IKN pemerintah ada dana? Mengapa untuk menanggung pembengkakan biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung pemerintah sanggup? Namun, untuk memastikan harga BBM tetap terjangkau sebagai kebutuhan mendasar justru tidak sanggup?" herannya.

Berangkat dari jeritan hati dan suara rakyat, kata Saikhu lagi, demi menyuarakan rasa keadilan rakyat, DPP PKS menyatakan dengan tegas menolak kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Semoga pemerintah meninjau kembali rencana kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi. Rakyat membutuhkan keberpihakan dan kepedulian yang nyata dari pemimpinnya!" tandasnya. 

Sumber: rmol
Foto: Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu/Net
Singgung IKN dan Kereta Cepat, Syaikhu Tegaskan PKS Tolak Rencana Kenaikan BBM Singgung IKN dan Kereta Cepat, Syaikhu Tegaskan PKS Tolak Rencana Kenaikan BBM Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar